13.2.1. Menghubungkan kamera#
Setiap sesi dimulai di tombol connect -- ikon colokan di bagian bawah bilah alat kiri, atau Ctrl+E. Klik tombol itu dan Viewer memindai port serial USB untuk mencari kamera dan terhubung ke kamera yang ditemukannya. Dengan lebih dari satu kamera terpasang, sebuah dialog menanyakan port serial mana yang akan digunakan, dengan pilihan sebelumnya sudah terpilih; jika tidak ada, Viewer menyatakannya dan menawarkan jalur pemulihan untuk kamera yang tidak lagi terenumerasi (lihat Pembaruan dan pemulihan firmware).
Saat terhubung, Viewer mengidentifikasi papan dan membaca versi firmware-nya. Kamera yang terpasang dalam mode bootloader (DFU) alih-alih sebagai perangkat serial biasa mendapatkan dialognya sendiri dengan opsi pemulihan. Di Windows, Viewer melaporkan masalah driver USB apa pun yang ditemukannya; di Linux, kesalahan izin saat membuka port serial hampir selalu berarti pengguna Anda tidak berada dalam grup dialout, dan kesalahan itu menyebutkan perintah persis yang memperbaikinya.
13.2.1.1. Bilah status#
Setelah terhubung, bilah status di sepanjang kanan bawah jendela menjadi dasbor kamera:
Board -- jenis papan yang dilaporkan oleh kamera.
Firmware Version -- versi firmware yang berjalan.
Serial Port -- port yang digunakan koneksi.
Drive -- titik pemasangan flash-drive yang terkait dengan kamera, bila tersedia.
FPS -- laju kedatangan frame di Viewer. Ini adalah laju pratinjau, belum tentu laju penangkapan kamera; kamera yang lebih baru melaporkan keduanya.
Memutus koneksi bersifat toleran. Mengklik disconnect adalah cara keluar yang rapi, tetapi mencabut kabel juga berhasil -- Viewer menyadari kamera telah hilang dan memutus koneksi dengan sendirinya.
13.2.1.2. Sambung ulang otomatis#
Tools → Auto Reconnect to OpenMV Cam membuat koneksi sepenuhnya otomatis: setiap kali kamera muncul di USB, Viewer terhubung ke kamera itu. Dengan satu kamera dan satu Viewer, ini adalah mode yang praktis -- colokkan kamera dan kamera langsung terhubung, berjalan, dan tampil di layar.